Tampilkan postingan dengan label Pemikiran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemikiran. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Agustus 2020

Kehidupan menurut Erisca Febriani

Kehidupan memang sulit ditebak, terlalu banyak kejutan yang bisa datang secara tiba-tiba.

Erisca Febriani
Dear Nathan
Best Media
Melvana Media Indonesia
Depok 2017

Minggu, 30 Agustus 2020

Hidup menurut Erisca Febriani

Hidup ini ibarat bumbu… kalau semuanya manis, nggak bakal nikmat. 


Erisca Febriani
Dear Nathan
Best Media
Melvana Media Indonesia
Depok 2017

Jumat, 07 Februari 2020

Ukuran kemajuan suatu Negara menurut Michele Borba

Gambar: https://creativesystemsthinking.wordpress.com/
Mengajarkan nilai-nilai merupakan hal yang sangat sulit. Saat kita memasuki millenium baru, ingatlah baik-baik bahwa ukuran kemajuan suatu negara bukanlah besarnya pendapatan nasional, kemajuan teknologi, atau kekuatan militernya, melainkan karakter penduduknya.



Michele Borba, Ed.D
Membangun Kecerdasan Moal
Tujuh Kebajikan Utama untuk Membentuk Anak Bermoral Tinggi
Jakarta 2001
Gramedia Pustaka Utama

Senin, 27 Januari 2020

Membangun Moralitas menurut Michele Borba

Gambar: https://bukuprogresif.com
Moralitas dibangun berdasarkan cinta. Jika kita membangun ikatan dengan anak berdasarkan kasih sayang, kita dapat mempengaruhi mereka.





Michele Borba, Ed.D
Membangun Kecerdasan Moal
Tujuh Kebajikan Utama untuk Membentuk Anak Bermoral Tinggi
Jakarta 2001
Gramedia Pustaka Utama

Jumat, 22 November 2019

Memilih Tindakan tiap Harinya menurut Keith Harrell dan Hattie Hill

Gambar: http://m.erabaru.net/
Anda dapat memilih tindakan Anda. Tiap hari Anda bangun dengan lembaran yang putih bersih, suatu hari yang baru di mana Anda memulai sesuatu dari awal. Anda tidak perlu menunggu sampai pagi: Anda dapat melakukannya sekarang juga. Tiap waktu adalah kesempatan untuk memilih jalan yang benar untuk tiap situasi.

Keith Harrell & Hattie Hill
Connect
Gramedia Pustaka Utama
Jakarta
2007 

Senin, 14 Oktober 2019

Kebenaran menurut Keith Harrell & Hattie Hill


·       
Gambar: https://www.nu.or.id
   Kebenaran adalah kebenaran. Dua tambah dua selalu hasilnya empat. Terdapat kebebasan yang besar ketika kita mengetahui apa yang benar. Kita tidak harus berpikir lama mengenai apa yang harus kita lakukan dalam suatu keadaan tertentu. Kita mengetahui apa yang benar dan kebenaran membebaskan kita.


Keith Harrell & Hattie Hill Connect
Gramedia Pustaka Utama
Jakarta
2007

Selasa, 18 Juni 2019

Terlambat Tahu menurut Keith Harrell dan Hattie Hill

Gambar: http://koreabridge.net
Jika Anda terlambat dalam mengetahui perubahan yang terjadi pada kesehatan Anda dan tidak melakukan apa yang perlu, Anda bisa diserang oleh penyakit yang serius. Jika Anda tidak mengetahui apa yang diperlukan dalam hubungan Anda atau sangat lambat melakukan sesuatu yang perlu, orang yang penting bagi Anda mungkin akan meninggalkan Anda. Jika Anda tidak mengetahui apa yang diperlukan dalam pekerjaan Anda dan melakukan apa yang perlu, Anda bisa dipecat dari pekerjaan. Jika Anda seorang manajer dan tidak mengetahui apa yang diperlukan dan melakukan apa yang perlu pada departemen Anda, Anda bisa kehilangan karyawan yang berharga atau gagal mencapai target Anda.

Keith Harrell & Hattie Hill
Connect
Gramedia Pustaka Utama
Jakarta
2007

Senin, 17 Juni 2019

Mendengar menurut Keith Harrell & Hattie Hill

Gambar: https://www.pusatalatbantudengar.com
Mendengar adalah cara terbaik dalam belajar untuk menerima seseorang yang berbeda dengan Anda. Mendengar itu penting jika Anda ingin berhasil sebagai sebuah tim, sebuah organisasi, atau sebuah keluarga. Kemungkinan ide yang ada pada diri Anda tentang seseorang akan hilang begitu Anda mendengar dan belajar. Biasanya Anda akan menemukan bahwa Anda punya lebih banyak kemiripan dari perbedaan merupakan suatu peluang yang besar bagi Anda untuk mempelajari hal-hal yang baru.

Keith Harrell & Hattie Hill
Connect
Gramedia Pustaka Utama
Jakarta
2007

Sabtu, 15 Juni 2019

Label menurut Keith Harrell dan Hattie Hill

Gambar: myDario.com
Kita cenderung memberi label kepada sia
pa pun yang kita anggap berbeda dengan kita. Label merupakan sebuah jalan pintas dari mental yang merusak. Label menghalangi kita membuka pikiran dan mengetahui betapa beragamnya orang di dunia ini.


Keith Harrell & Hattie Hill
Connect
Gramedia Pustaka Utama
Jakarta
2007

Rabu, 12 Juni 2019

Perubahan menurut Keith Harrell dan Hattie Hill

Gambar: https://www.darmawanaji.com
Kecenderungan kebanyakan kita baru mau berubah kalau kita merasa bahwa bila kita tidak berubah maka situasi akan lebih gawat. Tetapi di dunia ini dan di tengah iklim usaha yang terus berubah, sikap seperti itu sama sekali tidak bisa lagi diterima. Melakukan yang itu-itu juga atau hal yang sama tidak akan membawa perubahan. Jika kita mau maju, kita harus menerima perubahan saat perubahan itu datang. Jika kita ingin belajar dan berkembang, kita tidak boleh hanya menerima perubahan - tetapi kita harus merebut peluang untuk berubah.

Keith Harrell & Hattie Hill 
Connect 
Gramedia Pustaka Utama 
Jakarta 
2007

Minggu, 07 April 2019

Bersikap Lemah Lembut menurut Sean Covey

Gambar: https://www.kanalaceh.com
Bersikap lembut itu banyak artinya. Artinya tidak mengharapkan dirimu sendiri sempurna besok pagi. Bersikap lembut artinya menertawakan hal-hal konyol yang kamu lakukan. Bersikap lembut juga berarti memaafkan dirimu sendiri kalau kamu gagal.

Sean Covey
The 7 Habits of Highly effective Teens
Binarupa Aksara
Jakarta 2001

Sabtu, 26 Januari 2019

Paradigma menurut Sean Covey


·       
Gambar: Lazada.co.id

    Paradigma adalah seperti kacamata. Kalau kamu memiliki paradigma yang tidak lengkap tentang diri sendiri atau kehidupan pada umumnya, itu sama seperti mengenakan kacamata yang keliru ukurannya. Lensanya akan mempengaruhi bagaimana kamu melihat segalanya. Akibatnya, yang kamu dapatkan adalah apa yang kamu lihat. Kalau kamu percaya kamu kurang pandai, keyakinanmu itu akan menjadikanmu kurang pandai.

Sean Covey
The 7 Habits of Highly effective Teens
Binarupa Aksara
Jakarta 2001

Selasa, 26 Januari 2016

Tembok Penghalang menurut Randy Pausch

Tembok penghalang berdiri di sana untuk menghentikan orang-orang yang tidak cukup kuat keinginannya. Tembok itu di sana untuk menghentikan orang-orang lain itu.


Randy Pausch
(Profesor, Carnegie Mellon dan Jeffrey Zaslow)
The Last Lecture (Pesan Terakhir)
Ufukpress: Jakarta, 2008

Jumat, 11 Desember 2015

Kehidupan Beragama menurut Soemarno Soedarsono

Gambar:zenziva.net
Dari agama yang kita anut, akan dapat kita temukan sistem nilai yang nantinya dapat diterapkan bagi diri sendiri, dan bagi keluarga. Hal ini hanya mungkin dilakukan bila kehidupan beragama memberikan iklim dan udara yang segar, bukan sebaliknya menyesakkan.

· Seperti telah diutarakan sebelumnya, kehidupan beragama yang memberikan kesegaran hanya mungkin dipupuk dan disirami dalam rumah bersuasana moral dan spiritual nyaman. Bila rumah hanyalah sekadar bangunan dengan segala kemudahan dan berbagai kenyamanan fisik, ia tidak akan menjadi tempat yang subur untuk kehidupan beragama dalam arti yang sebenarnya.

· Pendidikan agama sebaiknya diberikan sejak usia dini. Adalah keliru anggapan yang mengatakan bahwa pemahaman dan pendidikan agama cukup diberikan di sekolah, masjid/langgar, atau gereja/sekolah minggu.

Agar dapat membuahkan hasil yang baik, pendidikan agama seyogianya dimulai di rumah, paling efektif bila orang tua dapat menjadi panutan dan teladan yang baik bagi anak-anaknya.

Soemarno Soedarsono
Dalam:
Menepis Krisis Identitas
Penyemaian Jati Diri
Strategi Membentuk Pribadi, Keluarga, dan Lingkungan
Menjadi Bangsa yang profesional,
Bermoral dan Berkarakter
PT. Elex Media Komputindo
Jakarta, 1999

Selasa, 08 Desember 2015

Berpikir Kreatif menurut Jim Wheeler

Gambar:avicennaedu.wordpress.com
Berpikir kreatif” adalah menggunakan keterampilan berpikir Anda untuk membuat hubungan yang baru dan berguna – solusi kreatif dari informasi yang telah Anda ketahui.

Setelah Anda mengetahui bahwa Anda kreatif, Anda dapat menerapkan keterampilan berpikir Anda untuk menciptakan solusi baru bagi masalah yang ada.

Jim Wheeler
The Power of Innovative Thingking:
Mengoptimalkan Ide-ide Baru dan Kreativitas
Untuk Memperlancar Kesuksesan
PT. Elex Media Komputindo
Jakarta, 2004

Senin, 07 Desember 2015

Peralatan Pikiran menurut William M. Boast, Ph.D & Benjamin Martin

Gambar: www.womenshealth.co.id
Latihan berpikir secara logika hendaknya berjalan bersama-sama dengan latihan berpikir secara analogis untuk menumbuhkan sisi yang kreatif. Kita seolah-olah kurang menghargai otak manusia, dan menyerahkan perkembangannya pada ketidaksengajaan.

“Kelalaian” berarti mereka tidak memiliki informasi yang diperlukan; “kebodohan” berarti mereka memiliki informasi yang diperlukan, namun mereka salah menggunakannya. Kesalahan penggunaan ini dapat diartikan sebagai kelemahan berpikir-apakah logikanya atau analisisnya, keinsinyuran atau kreativitasnya.

Dalam dunia baru, kita harus siap menjadi spesialis yang berpindah-pindah dari satu spesialisasi ke spesialisasi lainnya, dan berdiri secara kokoh di atas pengetahuan umum yang datang dari suatu pendidikan yang sesungguhnya dalam pengertian yang paling luas-bagi pemikiran dan konteksnya.

William M. Boast, Ph.D & Benjamin Martin
Masters of Change
Pemimpin Perubahan
(Bagaimana Pemimpin Besar di Setiap Abad Berkembang Pesat di Masa yang Bergejolak)
Penerbit:
PT. Elex Media Komputindo
Jakarta 2001

Sabtu, 05 Desember 2015

Kaitan Harga Diri dan Berpikir Kekuatan menurut Jim Wheeler

Gambar:www.rezinate.com.au
Bepikir kekuatan juga dipengaruhi oleh harga diri. Untuk memaksimalkan keterampilan berpikir kekuatan, Anda harus merasa positif pada diri sendiri dan kemampuan Anda sendiri.

Atlet mengembangkan harapan yang dimilikinya sendiri. Pembicara publik membangun apa yang dianggap orang lain sebagai harapannya juga. Saat Anda menciptakan gambaran mental kesuksesan, Anda mengembangkan harapan yang positif dalam diri Anda dan orang lain. Menciptakan harapan yang positif akan memungkinkan Anda melepaskan kekuatan keterampilan berpikir kekuatan.

Jim Wheeler
The Power of Innovative Thingking:
Mengoptimalkan Ide-ide Baru dan Kreativitas
Untuk Memperlancar Kesuksesan
PT. Elex Media Komputindo
Jakarta, 2004

Senin, 30 November 2015

Pusat Tindakan menurut William M. Boast, Ph.D & Benjamin Martin

gambar:www.kaskus.co.id
Sekarang, terlalu banyak “pemimpin” yang tidak memimpin – mereka hanya memanipulasi dari jarak jauh, jauh dari orang-orang yang berada di medan tempur. Tidak ada Wellington. Tidak ada Roosevelt. Tidak ada Alexander. Di tengah-tengah pertempuran, Wellington akan berdiri di perbukitan dan jika diperlukan, akan pindah secepatnya ke baris pertempuran, meneriakkan perintah dan memberi semangat. Perintah-perintah tersebut tidak pernah disampaikan melalui urutan perintah yang sulit. Tidak ada yang lebih berbahaya dari seorang pemimpin besar yang tetap berada di atas, jauh dari tempat pertempuran.

Sasaran hanya digunakan sebagai alat, tidak pernah sebagai kewenangan. Saya percaya bahwa berbagai kegagalan bisnis dan manajemen yang terjadi di masa lalu adalah karena kita terlalu kaku berpatokan pada sasaran.

Dalam keadaan ekonomi yang tidak stabil, Anda harus dapat mengubah sasaran dalam waktu singkat. Tidak masalah bagaimana pun canggihnya sasaran yang Anda buat, sasaran yang tidak layak tetap saja tidak layak. Sudah banyak ucapan mengenai perlunya sasaran, namun hanya sedikit yang mengenai perlunya orang-orang tepat. Tidak peduli bagaimanapun baiknya Anda menyusun, bagaimanapun telitinya Anda menelusuri, atau seberapa besarnya pengabdian Anda pada strateginya, sasaran yang tidak layak tetap saja tidak layak.

Seorang pernah berkata bahwa orang-orang yang sukses tidak pernah gagal, dan itu merupakan pernyataan yang baik bila Anda mempertimbangkannya. Sebagai contoh, seseorang bersampan untuk pertama kalinya, dan sampan itu terbalik. Itu hanya akan menjadi suatu kegagalan bila orang tersebut tidak membalikkan sampan itu kembali. Kegagalan akan terjadi jika orang itu langsung pergi ke pantai tanpa pernah kembali untuk mencobanya. Orang yang demikian merasa bahwa karena dia gagal untuk pertama kalinya, tidak ada kesempatan untuk gagal lagi, dan sebagai hasilnya, bila tiba saatnya untuk bersampan, orang tersebut akan gagal total.

Aksi tertentu dapat ditingkatkan dengan mengenalinya, tetapi aksinya harus datang tanpa disadari dan secara spontan. Semua harus datang dari sebuah penguasaan di dalam orangnya, bukan dari peraturan yang dipasang pada papan pengumuman atau buku pegangan manajemen perdagangan.

“Kepemimpinan hendaknya dimulai dengan mengambil isyarat dari pelatih jalur-jalur olimpiade dan berhenti mempercayai terlalu banyak komite. Pada hakikatnya, yang diperlukan adalah menemukan seseorang yang bisa meloncat setinggi tujuh kaki, dan bukan tujuh orang kerdil-kerdil yang masing-masing bisa meloncat satu kaki.” Terlalu banyak waktu dibuang pada komite-komite saat orang berbicara dan tidak ada yang memberi cukup waktu untuk tindakan. Jika organisasi-organisasi dapat memberikan waktunya untuk menjual atau memperbaiki produk-produk dan jasa-jasa dari perusahaan dan mengurangi waktu untuk bicara, bicara, sasaran, sasaran, bicara, bicara dan sebagainya, hasilnya akan jauh lebih baik.

Sebuah tim adalah untuk bertindak, tetapi sebuah komite adalah untuk berbicara dan kadang-kadang untuk perencanaan yang mengarah pada tindakan.

William M. Boast, Ph.D & Benjamin Martin
Masters of Change
Pemimpin Perubahan
(Bagaimana Pemimpin Besar di Setiap Abad Berkembang Pesat di Masa yang Bergejolak)
Penerbit:
PT. Elex Media Komputindo
Jakarta 2001

Sabtu, 28 November 2015

Jaminan Kualitas menurut William M. Boast, Ph.D & Benjamin Martin

Gambar:pixabay.com
Kita berusaha mendapatkan kualitas dengan cara bagaimana kita mengaturnya, tapi tidak pada manajer-manajernya. Kita berusaha mendapatkan kualitas dalam peralatan mesin, tapi tidak pada manusianya. Kita berusaha mendapatkan kualitas dalam pelayanan kita tapi tidak pada langganan kita.

Kualitas terlebih dahulu ada pada manusianya. Ketika dinamika mendominasi, yang paling penting adalah bakat, kejeniusan dan watak individu. Tidak ada pengalaman yang dapat mengkompensasi kekurangan bakat, jenius atau watak. Kita dapat, dan bahkan harus, mengadakan pelatihan-pelatihan hal dasar, tapi secara keseluruhan kita bergantung pada kualitas individu bila kita ingin menguasai hal yang dinamis. Kualitas harus ada pada Anda dan Anda harus membangun jaminan kualitas Anda.

Kita harus selalu membangun dan menumbuhkan kualitas baru, seperti membuat produk dan pelayanan baru. Sebagai hasilnya, kualitas mengalami perubahan dan meletakkan dasar-dasar untuk nilai yang sebenarnya.

William M. Boast, Ph.D & Benjamin Martin
Masters of Change
Pemimpin Perubahan
(Bagaimana Pemimpin Besar di Setiap Abad Berkembang Pesat di Masa yang Bergejolak)
Penerbit:
PT. Elex Media Komputindo
Jakarta 2001

Jumat, 17 Juli 2015

Empat Sumber Daya yang Mempengaruhi Pemikiran menurut Jim Wheeler

Gambar: http://www.dakwatuna.com

Sumber daya yang tersedia juga membantu mengendalikan pemikiran Anda, yakni:

·Uang, apakah tersedia cukup uang sehingga Anda dapat mewujudkan visi Anda? Apakah uang itu masuk dalam anggaran? Dapatkah Anda menambahkannya dalam anggaran? Apakah ada sumber daya uang yang lain?

·Waktu, apakah tersedia cukup waktu untuk meraih tujuan Anda? Dapatkah Anda, rekan kerja, atau karyawan Anda mewujudkan visi tanpa harus membuang waktu?

·Orang, apakah orang yang tersedia cukup untuk mewujudkan rencana? Apakah mereka bersedia untuk mengerjakan rencana itu?

·Perlengkapan, apakah Anda memiliki perlengkapan penting yang diperlukan untuk mengerjakan dan mencapai rencana? Apakah untuk menjalankan visi itu membutuhkan atau harus membeli perlengkapan baru?

·Keahlian atau keterampilan, apakah Anda, rekan kerja atau pekerja memiliki pengetahuan dan latihan yang cukup untuk maju dan mencapai visi? Berapa banyak latihan yang dibutuhkan?

Ketika Anda mempertimbangkan semua sumber daya tersebut, berarti Anda berpikir secara strategis. Setiap kali Anda menemukan suatu jawaban yang memuaskan untuk salah satu pertanyaan, Anda mengambil satu langkah ke depan-dan Anda melakukannya dengan menggunakan keterampilan berpikir strategis.

Jim Wheeler
The Power of Innovative Thingking:
Mengoptimalkan Ide-ide Baru dan Kreativitas
Untuk Memperlancar Kesuksesan
PT. Elex Media Komputindo
Jakarta, 2004

Kesedihan Orang Lanjut Usia

"K esedihan bukan hanya menyangkut kehilangan orang yang dicintai, tapi juga tentang kehilangan kemampuan. Kehilangan apa yang dulu bis...