![]() |
| gambar: |
2. Dunia semakin membaik. Sebagian orang yang membaca buku ini tidak mungkin hidup kalau bukan karena kemajuan teknologi medis yang ada. Jadi, bagaimana kita dapat mengatakan dunia itu payah, dan bagaimana buruknya keadaa, padahal kita masih dapat duduk di ruang tamu dan melihat gambar yang dikirim dari Neptune?
3. Bagaimana perasaan Christopher Columbus bila ia dapat memiliki stasiun jalur Houston? Ia tidak memilikinya; ia hanya memiliki sebuah peta yang menggambarkan laut, dan yang sedikit ke kiri dari pantai barat Spanyolnya adalah Pulau Canary. Begitu ia melewati Pulau Canary, saya yakin ia akan menggulung petanya dan menyimpannya kembali karena sudah tidak berguna lagi. Hidup Anda setiap hari akan seperti itu. Anda akan memasuki dunia yang tidak ada petanya, namun Anda harus jalan terus. Di peta itu yang terpampang adalah dunia dinamis yang penuh kebesaran.
4. Sudah tiba saatnya bagi kita untuk menyadari bahwa tidak ada program yang akan “melakukan” itu untuk kita; hanya individual yang dapat melakukannya. Program hanya ada untuk mendukung para individu – bukan sebaliknya. Namun demikian, kita harus melengkapi diri dengan berbagai pengetahuan dan alat yang dapat berpikir demikian agar kita dapat bertahan terhadap perubahan air sungai tersebut. Anda lihat, ternyata tujuannya bukan untuk mengeluarkan arus dari sungai tersebut, namun untuk menempatkan si penguasa dalam perahunya.
5. Sedikit saja pemikiran negatif yang bergabung dengan pemikiran positif, mungkin akan membantu. Pemikiran jernih dan penuh informasi akan dapat mengubah sejarah. Akal sehat, digabung dengan hasrat, akan membentuk tentara yang tangguh ditambah dengan kepandaian dan mutu, perahu dan orang, dan kesempatannya akan jauh lebih baik untuk kemenangan.
William
M. Boast, Ph.D & Benjamin Martin
Masters
of Change
Pemimpin
Perubahan
(Bagaimana Pemimpin Besar di Setiap
Abad Berkembang Pesat di Masa yang Bergejolak)
Penerbit:
PT.
Elex Media Komputindo
Jakarta 2001
Tidak ada komentar:
Posting Komentar